Ketika buah dada Dhea yang kecil tapi padat dan bulat terlihat, ia bisa melihat seluruh penis laki-laki itu langsung menegang. Bokepindo Ia berusaha mengingat apa yang telah terjadi tapi tidak berhasil. Ia berteriak, “Aahh.., gue kelluarr.., gue kkeluaar..!” Air mani langsung tersembur ke telapak kaki Dhea dan mengalir membasahi jari-jari kakinya. “Oke, masuk ke ruangan itu dan buka pakaian lo, semuanya!”Dhea berjalan perlahan masuk ke ruangan sebelah, masih pusing akibat pukulan di kepalanya. Dhea mengerang sadarkan diri. Wajah Dhea memerah ketika ia mendekati laki-laki yang pertama. Ia berteriak, “Aahh.., gue kelluarr.., gue kkeluaar..!” Air mani langsung tersembur ke telapak kaki Dhea dan mengalir membasahi jari-jari kakinya. Ia berteriak, “Aahh.., gue kelluarr.., gue kkeluaar..!” Air mani langsung tersembur ke telapak kaki Dhea dan mengalir membasahi jari-jari kakinya. Ia mengerang dan berejakulasi. Nafas Dhea tersentak ke ia masuk ke ruangan itu. Laki-laki itu bergerak cepat dan brutal, ber-ejakulasi di dalam anus Dhea memberika pelumas untuk laki-laki selanjutnya.Ketika laki-laki selanjutnya sedang memperkosa anus Dhea, laki-laki yang lain memegang salah satu dari kaki Dhea dan menariknya. Kepalanya seakan-akan ingin pecah.















