Nyonya Pirang Teriak Nikmat Saat Akan Klimaks

“Bedebah.”, pak Dollah menggeram pelan dan menyumpah-nyumpah karena menyadari Ali telah pulang. Bokepindo Sebaliknya, pak Dollah bersikap seakan tiada pernah terjadi apapun di antara mereka.Dua hari sejak kedatangannya semua masih aman bagi Norzalina. “Tenang, Lina. Dimainkannya kelentit Norzalina dengan lidah dengan sapuan-sapuan dan pilinan-pilinan kecil namun mantab.Sembari mengulum dan menghisap, ke dua belah tangan pak Dollah mulai bergantian meremas bongkahan pantat Norzalina. Dihirupnya dalam-dalam bau harum vagina sang menantu yang telah bercampur dengan bau merangsang cairan kewanitaannya.“Sruup, sruuuup…”, bibirnya mendecap limpahan cairan tersebut dan memagut erat celah kewanitaan Norzalina yang telah menguak lebar.Seluruh tubuh Norzalina bergetar lemah, bibirnya tak mampu memekik dan hanya berbisik lirih saat lidah kasar sang mertua mulai menyusuri tiap jengkal vaginanya. Tatapan mertuanya itu membuatnya mual dan berkunang -kunang setiap kali mereka bertemu pandang karena mengingatkan Norzalina kembali atas apa yang telah dilakukan pak Dollah terhadapnya. Ditariknya kedua kaki Norzalina hingga tubuhnya sepenuhnya telentang di lantai kamar mandi dan tidak lagi bersandar di dinding. Akhirnya Norzalina kepenatan.‘Ayah..jangan dilepaskan di dalam..ayah..’, rayu Norzalina setengah sadar saat tenaganya telah musnah dan kesadaran mulai meninggalkan dirinya.Norzalina pun pingsan karena keletihan. Selepas 7 bulan melahirkan Hafiz, anak laki-lakinya tersebut, dia hidup dalam kebahagiaan bersama dengan suaminya.

Nyonya Pirang Teriak Nikmat Saat Akan Klimaks

Related videos