Ngemut Basah, Menggairahkan, Dan Berisik

Bau minyak rambut Pomade menyergap hidungku. Diam saja. Bokepindo Marah. Tinggi sedang dan hebatnya perut tidak terlalu melambung. Paakk.. Mulai menggila kembali goyangan pantat isteriku melayani rangsekan-rangsekan si batang besar itu. “Ayo ke kamarmu Mbok.”
Hasratku masih tinggi dan harus dituntaskan. Lalu aku menuju dapur mengendap-endap siapa tahu isteriku di sana dan sekalian mau mengambil air putih. Teruss jilatthh.. Gemas aku. Mauuhh.. Sengaja kali ini aku tidak memberitahu agar lebih dahsyat pekikan-pekikan kangen isteriku itu. Aahh.. Memang besar miliknya. Kudekati dia ketika mulai terisak-isak meneteskan air mata, ingin kutenangkan hatinya. Apa yang sedang berlangsung di depan mataku ini? Masuk. Semakin kencang kocokan jari Pak Karmin pada memek isteriku. Upss!! Sshh…” suara desisan isteriku berulang-ulang. Kuambil sebatang rokok lalu kunyalakan. Ada sekitar 5 menit kunikmati asap-asap racun itu sebelum akhirnya kuputuskan untuk naik ke lantai 2 di mana kamar tidur kami berada.Pelan-pelan kunaiki tangga. “Yaahh.. Kumasukkan lidahku menjangkau lidahnya. Semakin kencang kocokan jari Pak Karmin pada memek isteriku. Shh.”
Kubaringkin miring lalu kulipat kaki kanannya ke depan dan kuhujami memeknya dari belakang. Marah. Lalu dia mulai mengerti dan kami saling beradu lidah dan ludah. Ah mungkin lagi tidur barangkali di kamar pikirku. Karena jengah atau bagaimana Mrs. Pelan-pelan dipompanya memek isteriku dengan godam si

Ngemut Basah, Menggairahkan, Dan Berisik

Related videos