Adik Tiri Dihardik Batang 20 Cm

“Hehe bukannya remang-remang gini malah tambah asyik!” goda Aa sekali lagi. Bokepindo Aku memanggilnya Aa karena dia jauh lebih tua umurnya dibanding aku dan karena dia adalah orang Bandung.Oh ya, perkenalanku dengan Aa dimulai dari seringnya aku menggunakan internet untuk mencari tugas kuliah, sebagian waktuku kadang kusisakan untuk berchating ria. Beberapa hari ini aku memang jarang sekali OL, karena banyak tugas kuliah yang mesti kuselesaikan. Di dekapnya kepalaku erat-erat. Walapun aku sudah melebarkan kakiku lebar-lebar namun Aa tak bisa menembus liang kewanitaanku dengan barangnya. Kurasakan jari-jemari Aa meremas jemariku, lembut dan hangat. Namun aku tidak menginginkan keterikatan dengannya. Dan rasa penasaranku tentang hubungan badan yang akhir-akhir ini kami diskusikan membawaku pada sebuah keinginan untuk merasakan keabsahan cerita Aa. Aa segera melepaskan sepatuku dan menyelimutiku. Perasaanku jadi tidak karuan, apalagi setelah lidah Aa mendarat di putingku, kurasakan sensasi yang sangat indah dan nikmat, “Ohh Aa.. “Maaf anda siapa yah..?” tanyaku penuh selidik. Valen udah nggak tahan lagi?!” pintaku parau pada Aa. Aa terdiam sebentar. Hembusan angin malam membuatku agak mengigil, namun toh ini semua tidak sedingin hatiku saat ini. Mungkin karena aku adalah gadis yang sangat tertutup dan tidak mau membuka diri dalam dunia laki-laki.

Adik Tiri Dihardik Batang 20 Cm