Adik Tiri Penuh Kenikmatan Bagian 3

Seketika tawa teman-temanku-pun serempak terhenti,“ Ma… Maaf kan saya Buk, saya niat kog ikut pelajaran Ibuk, maafkan saya yah Buk,” ucapku dengan wajah malu beserta takut.“ Okey saya maafkan, tapi kamu harus push-up 50 kali didepan teman-teman kamu, hal ini ibu lakukan agar menjadi pelajaran kamu, dan peringatan bagi teman-temanmu, ” ucapnya tegas.“ Iya buk, ” jawabku singkat.Saat itu aku-pun kemudian maju kedepan lalu push-up 50 kali. Crutttttttttttt…. Bokepindo ,” ucapnya santai tapi mengancam.Saat itu dengan setengah sadar dengan mataku yang masih mengantuk sekali melihat samar-samar Bu Sonia ada disamping mejaku. Ucapku lalu tertawa.“ Dasar anak bandel, yaudah kalau gitu deh, makasih sekali ya Raka, kamu baik deh, ” ucapnya lalu tersenyum manis.Wuihhh… pada sore itu senyuman Bu Sonia akhirnya terlihat di depanku. ,” ucapnya santai tapi mengancam.Saat itu dengan setengah sadar dengan mataku yang masih mengantuk sekali melihat samar-samar Bu Sonia ada disamping mejaku. Kami mengobrol banyak dipantai itu sembari menikmati desiran ombak dan angin pantai yang sepoi-sepoi. teriak Bu Sonia dari depan.Ketika aku tidur aku merasa ada yang teriak kearahku, saat itu aku kira aku bermimpi. Saat itu aku nekat saja, urusan ditampar atau-pun dimaki urusan belakangan.Setelah aku rangkulkan dipundaknya aku sangka dia akan marah, sebaliknya tanpa bicara dia-pun

Adik Tiri Penuh Kenikmatan Bagian 3

Related videos