Setelah memakai kondom tersebut, Candra langsung saja kembali menidihku, aku hanya terdiam, kututup mataku, aku tidak bisa berpikir apalagi yang harus aku lakukan, kecuali pasrah membiarkan Candra menyetubuhiku hingga ia puas.Candra mulai memasukkan penisnya yang terbalut kondom le dalam vaginaku, sedikit sakit, sepertinya ukuran penis miliknya sedikit merobek dinding vaginaku. Penisnya besar sehingga memenuhi semua rongga mulutku. Bokepindo Aku sebenarnya risih sekali, “Cepatlah, Kiki mau istirahat..”, balasku.Candra langsung saja mengunci pintu kamar. Candra berjalan mendekat, kulihat handuknya sudah sedikit terangkat karena penisnya yang mengeraa. Sungguh gawat jika Chandra menyebarkan video itu. Apa yang seharusnya aku lakukan? Mungkin dia telah meminum obat kuat sebelum memaksaku ke sini.Pikiranku sedikit berkunang-kunang. Namun malanh bagiku, Mas Wahyu kini sedikit acuh padaku, ia sering meninggalkanku, kadang bahkan dia tidak pulang ke kost karena kesibukannya, padahal aku sudah mengorbankan diriku deminya.Semua berawal dari pertama kami melakukan hubungan seks, entah apa yang dipikiran kami hingga kami tidak sadar ada yang sedang memperhatikan kami, sepertinya dari celah jendela yang sedikit terbuka. Inilah sepenggal kisahku, semoga pembaca dapat mengerti posisiku.Namaku Kiki, aku mengenal seorang pria yang bernama Wahyu, saking dekatnya kami, aku sudah menganggapnya sebagai pacarku, bahkan aku sudah membiarkannya meniduriku.















