Sesampainya di apartment, dia memarkir mobilnya ke basement dan kemudian menggandeng aku ke lift.Di dalam lift aku dipeluknya. Bokep indo Dia mengusap beberapa kali hingga ujung jarinya menyentuh lipatan daging antara lubang pantat dan meqiku.“Om nakal!” desahku sambil menggeliat mengangkat pinggulku. Dia cuma tersenyum mendengar ucapanku, pipiku dikecupnya pelan. Tangannya terus menelusuri permukaan tubuhku. Maka saat aku mengangkat pinggulku, langsung disambut dengan bibirnya. Hal itu dapat kurasakan karena batangnya makin dalam terselip dipantatku. “Abis om bisiknya sembari ditiup sih, kan geli”. Perutku rata, pinggang langsing. Setelah semua beres, waktunya aku meeninggalkan resto, membereskan piring kotor dan ruang resto urusan yang tugas di bragian cleaning, memang mereka pulang lebih lambat dari kita2 yang didepan.Aku menukar seragam resto dengan seragam ku sendiri, jins dan t shirt yang serba ketat, aku membawa tas ku menuju ke pintu keluar gedung parkir. “Gak mampu bayar supir pa gak mo ketauan yang dirumah”. diraihnya daguku, dan diciumnya bibirku dengan hangatnya, aku mengimbangi ciumannya. Aku terpaksa berjinjit karena batang itu terasa seolah membelah meqiku karena besarnya.















