Maudy diam, tapi tubuhnya terus bergetar, keringatnya bercucuran. “Sebentar, masih ada yang harus lu kerjakan supaya nggak gue perkosa,” sahut lelaki di depannya. Bokep Barat Tapi kedua lelaki itu hanya tertawa-tawa. “Aaannggghhhhhhhhh…. Lidah lelaki itu lalu menjilati celah vaginanya, kanan dan kiri berganti-ganti. Erangan Maudy makin hebat saat akhirnya lelaki di bawah menghisap klitorisnya kuat-kuat dan terus menerus.Punggungnya meregang ke depan, hingga payudaranya membenamkan wajah lelaki yang masih asyik dengan putingnya. Lelaki di sebelah kanan Maudy kini berjongkok di hadapannya. Perlahan daging tipis itu ditariknya ke arah berlawanan. “Gue juga ngaceng nih…lu kudu tanggungjawab!” katanya. “Awwwhhh…” Maudy memiawik, saat BH itu tiba-tiba dibetot hingga terlepas.Pada saat yang sama, ia merasakan dinginnya AC menyentuh kulit pahanya. Bibirnya betul-betul belepotan sperma kini, begitu pula kening, pipi dan di sudut matanya. Tapi Maudy terus melakukannya, karena khawatir lelaki itu marah dan memperkosanya. “Aduhh…sakit…iya…iya…” kata Maudy. Maudy dihempaskannya begitu saja ke lantai mobil.















