Kulihat dengan jelas kedua gunung yang menggoda itu, tidak terlalu besar, tapi cukup untuk membuat mataku terbelalak. Bokepindo “Jangan hanya berani melawan adikku, bagaimana kalau kau buktikan kejantananmu pada kami berdua sekaligus..?”
Aku tidak banyak berbicara lagi, kusambar tubuh Cinderella yang sudah setengah telanjang itu, kutarik bra-nya hingga putus, lalu kubanting dia ke tempat tidurku. Aku tetap merasa kenikmatan orgasme, dan kulihat tidak ada mani yang keluar dari kejantananku, hanya saja ketika kenikmatan itu berakhir, kulepas jariku dan kulihat cairan bening keluar sedikit dari kejantananku. Kulihat Cinderella berdiri di ambang pintu yang lupa kukunci. Tidak lama, tapi cukup untuk memberi waktu pada kejantananku untuk beristirahat. Sekali lagi maafin aku ya Alf, aku janji lain kali nggak bakalan niduri dia lagi tanpa ijin eloe..”,,,,,,,,,,,,,,,,, Aku segera melepaskan kejantananku dari kemaluan Cinderella, dan sambil memberi sedikit waktu pada kejantananku, kukunci pintu yang lupa kukunci. Kali ini aku tidak bermain dari depan, kubalikkan tubuhCinderella dan kutusuk dia dari belakang. Aku sendiri tetap duduk sambil memandang kedua gadis itu menjauh dari kami berempat. Melalui cerita ini juga aku ingin meminta maaf pada Alf, “Sorry, kutiduri pacarmu. Aku sedikit berbincang-bincang dan saat itu kakak kembar gadis itu datang, sebut saja Cinderella datang menghampiri kami berdua.















