Aku melihat prospek ini adalah spekulan. Bokepindo Kenapa sampai cerai dan bagaimana ceritanya, aku tidak tahu, aku gak berani nanyananya soal itu, lagian apa urusanku menyelidik mereka.Meski begitu ada juga yang membuatku penasaran. Jujur, pada waktu itu merasa kikuk. Dia mendesakku dari mana aku bisa membuat perkiraan ngawur begitu. Mereka tampaknya tidak canggung sama sekali.Aku duduk dan menyesuaikan cahaya ruangan di mataku. Salah seorang sales di kantor ku membuka kantor agent property sendiri. Kalau tidak unik maka tidak akan kuceritakan.Kami berempat terkulai lemas. Kantor baru, ternyata hasil patungan 3 orang agent. Hani sibuk menyiapkan berbagai dokumen. Aku mencabut sebatang rokok lagi dan mencari tempat duduk di taman dekat kolam.Sekitar sejam kemudian pesanan sateku tiba. Meski aku masih muda tetapi aku sudah mempelajari Tao dan cukup mahir memainkan hipnotis. Perlahanlahan penjualanku mulai meningkat, sehingga menjadi perhatian sesama sales. Setelah basabasi sedikit, akhirnya deal dan penjualan close. Gua juga belum pernah sampai kalah KO seperti tadi, padahal dia melayani kita bertiga, tambah Murni. Aku duduk di karpet dengan melipat kaki dan kedua telingaku ku pasang earphone untuk mendengarkan musik for meditasi.















