Meski-pun mereka tidak lagi memakai Fera secara masal, namun Fera harus selalu menuruti panggilan panggilan mereka sewaktu waktu. Bokeb Ando mengingatkan untuk tidak melawan ataud ia akan mengalami hal yang lebih menyakitkan. Dia mengatakan kepada Fera, jika dia tidak megikuti instruksi sutradara, pengorbanan yang dlakukan selama ini akan gagal dan sia-sia. Fera mencoba bangkit namun Ando menahannya. Mereka semua terlihat senang dan gembira ketika melihat kedatangan Fera. Ando kembali sibuk mencium bibir Fera. Sutradara pun menutup adegan itu, dan Fera kemudian diberi selamat oleh semua orang yang ada disana, bahwa ia telah menyelesaikn adegan dengan baik. ketika Radit, Willy dan sutradara kemudian pergi meninggalkan ruangan, Fera merasa lega, lalu Fera-pun membalas ciuman Ando dengan lebih panas. Saat itu juga Fera protes dengan adegan ini, namun dengan tenang Daniel mengatakan itu arahan dari sutradara.















