Ketika aku sedang membereskan buku dan berkas yang aku masukkan ke tas, tibatiba pintu kantorku di ketuk, Silahkan masuk.Maaf, apa saya mengganggu kakak aku lihat sesosok wanita dengan kemeja pink berbalut blazer putik khas dokter, jilbab pink dan rok putih. Bokepindo Entah apa yang mereka bicarakan terkadang Fatimah tersenyum walau getir. Ya sudah ujarnya tersungut sambil mengancing kembali blousnya terus berlalu. hanya 5 menit lalu dia berhenti. Matanya masih terpejam dan terus menggigit bibir bawahnya, nafasnya tersengal. Dalam keremangan aku milihat leher jenjangnya yang putih dan halus, tanpa membiarkan waktu berlalu aku segera mengecupnya lembut dan kecupanku semakin ganas di lehernya aahhh.eenggehhhhaahhh .aaa hhh. Tingginya paling hanya 155 atau 160 cm, tapi tubuhnya proporsional. akhirnya aku di bantu Rinda lagi Kamu tau nomor telepon atau kos Fatimah Rin.. perfect girl.Terima kasih kak, maaf sekali saya sudah merepotkan sambi memberikan kertas kepadaku, sedikit nakal aku purapura tidak sengaja menyentuh tangannya. Akhirnya selesai juga ya Mah, capek juga ya sahutku mencoba mencairkan suasana, sambil duduk di sebelahnya yang sedang mengupaskan mangga untukku. Saat istirahat ku coba dekati.















