Dan di kejauhan terlihat bulan bulat penuh bersinar terang di atas horizon laut Atlantik.Di luar ternyata tidak ada orang, dan hanya ada 1 kursi pendek yang santai. Bokeb Di restoran yang sangat penuh itu kita duduk di samping meja serombongan cewek-cewek yang bukan main indahnya, terus terang kalau mereka mau, saya sih merem dan yang mana saja juga mau. “Aghh… terus, yang mesra dong Coki, yah begitu.., aughh!”, rintih Nikita. Kebetulan salah satu dari kita ada yang memang bisa bahasa Spanyol, dan si Enrico ini memang nekat juga. Ternyata Warehouse masih juga penuh sesak seperti dulu-dulu. Apalagi tertekan pantatnya dan tergesek daerah kemaluan Nikita. “Iya di Thailand ada teman baik saya, dia dipekerjakan di kantor cabang American Investment Bank di Bankok. “Hiii Coki”, jawab mereka berbarengan seperti koor. Ada sih satu cowok yang deket sama saya, tapi akhir-akhir ini saya merasa lebih senang sendiri saja.”
Saya mendengarkan dan mengiyakan saja apa yang dikatakan Natasya, namun diam-diam saya















