Aku tak ingin menyakiti kalian!” kataku dengan lembut tapi tegas. Bokepindo Kupercepat ayunan pantatku membuat badannya terdorong-dorong ke depan. Mari kita ikat kedua orang ini” kataku.Kemudian kami mengikat suami istri itu yang sekali gus membangunkan mereka.“Siapa kalian?!” suara Pak pejabat setengah membentak. Siapa yang tidak mengenal dia di negeri ini. Tapi tiba-tiba aku menoleh ke mereka yang membuat mereka langsung terdiam. Mari kita ikat kedua orang ini” kataku.Kemudian kami mengikat suami istri itu yang sekali gus membangunkan mereka.“Siapa kalian?!” suara Pak pejabat setengah membentak. Tapi karena hal ini telah terbiasa bagi kami sehingga menganggapnya angin lalu saja. Kembali kujilati bibir-bibir vaginanya sambil mengelus-elus bongkahan pantatnya yang bulat besar. Crroott.. Kupercepat ayunan pantatku membuat badannya terdorong-dorong ke depan. Sementara istrinya sangat katakutan melihat todongan pistol kami. Kembali kujilati bibir-bibir vaginanya sambil mengelus-elus bongkahan pantatnya yang bulat besar. Tapi karena hal ini telah terbiasa bagi kami sehingga menganggapnya angin lalu saja. Kelihatannya dia juga hendak orgasme yang kedua kalinya. Crroott.. Seerr.. Terpampanglah tubuh nyonya pejabat yang sangat mulus dan putih. Seerr.. Mungkin karena dia memakai pakaian tidur membuat buah dadanya tidak terlihat menonjol. Kami adalah sekawanan perampok yang menjunjung tinggi kode etik perampok, artinya tidak pernah tercampur dengan tindak criminal lainnya.Sebagaimana para netters















