Kedua tangannya memcengkeram pantat yang bulat dan padat itu sambil memompa penisnya dengan ganas.Dan, “Okkhh…Siskaa..oooh”, erang Adi sambil menghentakkan selangkangannnya rapat-rapat ke pantat Siska sambil menekan tubuh guru berjilbab itu hingga tertekan kedinding.Ekspresi wajah cantik terbalut jilbab itu nampak kaget kala menyadari penis Adi menyemburkan sperma hangat memenuhi rahim miliknya. Bokepindo Kedua tangannya memcengkeram pantat yang bulat dan padat itu sambil memompa penisnya dengan ganas.Dan, “Okkhh…Siskaa..oooh”, erang Adi sambil menghentakkan selangkangannnya rapat-rapat ke pantat Siska sambil menekan tubuh guru berjilbab itu hingga tertekan kedinding.Ekspresi wajah cantik terbalut jilbab itu nampak kaget kala menyadari penis Adi menyemburkan sperma hangat memenuhi rahim miliknya. Dalam hati Siska hanya bisa berharap spermanya tidak membuahi telur dirahimnya.”Ustazah Siska…emmh”, desah pria itu seraya mencoba mencium pipi Siska.Guru berjilbab itu menolak sembari mendorong Adi dengan mata melotot. Pria itu terjatuh di lantai toilet.Memanfatkan situasi itu, Siska bergegas ke arah pintu. Kedua tangan Siska masih ditahan oleh tangannya yang kekar di dinding toilet. “Ohh…ngghh..pp..pak…ja..jangan berisik pak..”, pinta Siska karena takut desahannya didengar orang.”I..i..iyahh..Innhh.. Perempuan berjilbab itu terjebak nampak tubuhnya seperti terkunci dan tidak bisa bergerak.”Adaammmm …sakit..lepaskan”, pinta Siska dengan suara memelas.”Ustazah Siska… biarkan aku…”, bisik pria itu ketelinga Siska yang tertutup jilbab itu disertai dengusan.“Ahhh lepaskan”, pinta guru SD















