Mau tidak mau, desas-desus itu membuat suasana kantor tidak nyaman, sehingga aku dipanggil . Bokepindo Tahun demi tahun berlalu, kabar terakhir yang kudengar, Vera dan mas Deden tidak sampai bercerai karena tindakanku. Mau tidak mau, desas-desus itu membuat suasana kantor tidak nyaman, sehingga aku dipanggil . Tidak usah bertanya tentang harga diri, karena sejak aku memutuskan untuk memulai cinta terlarang dengan mas Deden, aku sudah melupakan apa itu harga diri. Pernah suatu hari aku menemukan wallpaper komputerku diganti entah oleh siapa, dengan tulisan “WANITA MURAHAN PERUSAK RUMAH TANGGA”. Aku satu kantor dengan mas Deden, hanya berpisah ruangan saja. Aku bisa saja mengubur rapat perasaanku hingga tidak ada orang yang tahu, tapi aku menikmati perasaan ini, bahkan aku ingin lebih. Hatiku juga terluka, walaupun aku memang pantas mendapatkannya. Ya, saat itu, cinta membutakan hatiku. Aku meminta maaf pada Mita melalui sebuah surat, aku tahu dia tidak akan mau bicara denganku melalui telepon atau bertemu langsung. Tidak mudah mendapatkan pria yang mau berhubungan serius denganku setelah tahu bagaimana masa laluku.















