“iya ya bang…. Dengan perlahan aku mulai kembali menusukan kontolku ke dalam vagina Lisna, perlahan tapi pasti akhirnya seluruh batang penisku kembali menyeruak masuk tertanam seluruhnya di liang vaginanya.Sambil kembali ku goyang maju mundur pantatku agar penisku keluar masuk menancap pepek Lisna, pantat emapun terus bergoyang mengimbangi goyangan ku. Bokepindo “Pasti nikmat sekali” gerutu ku.Sambil aku terbaring tepat di sebelah isteriku, kupejamkan mataku. Sambil menggeleng-gelengkan kepalanya seraya menjawab pertanyaanku, tanpa kata-kata kulihat wajahnya tersenyum sambil tangannya menarik kontolku yang kini sudah berada dibibir vaginanya.“Oh…” jawabku dalam hati yang mengerti apa yang dimaukan Lisna. “Dedek sabar ya” cumbunya seakan mengajak kontolku yang ada ditangan nya berbicara. Ketika mereka ku suruh masuk, Lisna pun langsung menyakan isteriku.“ Mana Bety bang” ujarnya menanyakan isteriku “tuh dibelakang lagi goreng kerupuk” jawabku.Melihat Lisna yang langsung saja berlalu meninggalkan Edi pacar nya,aku pun mempersilahkan Edi untuk duduk di kursi yang berada di ruangan tengah di mana aku sedang menonton tv.Hingga akhirnya terlibat perbincangan ku dangan Edi. Tak terasa hampir satu jam kami berbincang, kulihat sambil berkata Edi seperti sedang melihat jam yang ada di tangan kirinya “Wahh ternyata udah larut malam” ketus Edi.“ Emangnya udah jam berpa Di?” tanyaku balik.















