Aku membuka Hp ternyata si penjaga tiket itu menghubungiku, namanya Anton. Bokep indo kamu di rumah saja paling juga 2 hari di Bandung karena mertuaku sakit. Aku dianter pak Ujang sopir pribadi Bu Susi hmmm udah berasa orang kaya aja. Terasa sangat gelap, aku tiduran di atas tikar dengan Anton. Makan enak tidur juga pakai AC gaji 3 juta sudah lebih dari cukup. Beralaskan tikar Anton menodaiku akupun tidak menolak ajakan dia. Pertama kerja aku masih binggung mau gimana karena luas rumah aku kesana kemari seperti orang hilang. Aku pun segera pulang, sesampainya di teras HP aku sudah berbunyi. Karena tempat sempit dan sedikit terbuka dingin pun menusuk tubuhku. Sebenarnya seusia Mika belum begitu paham namun aku yang ngebet pengen ke pasar malam. Aku menunggu Anton yang sedang berjualan tiket kemudian kita makan bakso. Aku belum pernah merasakan ciuman seperti ini. Kemudian aku mengajaknya naik kereta keliling komplek. Orangtuaku juga mendukung aku bekerja apalagi gaji yang aku dapatkan banyak. Pergi kemana saja aku selalu ikut duduk manis di mobil yang mewah.jalan-jalanke mall atau supermarket makannya juga enak. Orang-orang melihatku dengan saksama. Aku tidak menyangka perawanku direnggut oleh Anton pria yang baru beberaoa hari ini aku kenal di pasar malam.















