Enak kan?”“Ah, gila. Iya, sayang.” Elyan kali ini langsung menciumku. Bokep indo Aku mau.”“Bagus.” Elyan menepuk kepalaku dengan sayang. Dia bahkan sekarang memberimu kenikmatan.” Elyan kembali mengomporiku.“Aaahhh… ooohhh… Yhaa, Phaaak… Saya mauu… Aaaahhhh….” ku rasakan memekku menyemburkan cairan kenikmatan bersamaan dengan badanku yang mengejang. Justru dia kembali mengirim chat padaku.“Sayang, tolong sebelum kesini, kamu belikan aku minuman bubble di bawah ya.”“Kamu ke bawah juga dong. “Aaahhh… Pelan, Yan. Aku siap melayanimu tiap saat. “Gimana, Nad? Di sepanjang mall, orang-orang melihatku dengan pandangan aneh. Kamu mau apa, sayang?”“Aaahhh… ahhh… mau kontol… kontolmu. Aku mengenal seks sejak SMP, saat itu berciuman adalah tanda bukti kedewasaan. Aaaaaaahhhh….” kurasakan kontol Elyan menancap seluruhnya kedalam memekku di iringi dengan semburan cairan cinta kami.“Nad…” Elyan tiba-tiba membuka obrolan setelah nafas kami stabil.“Ya?”“Kamu mau jadi lonteku?” Elyan kemudian melepas kontolnya dan memakai celananya kembali.“Iya, Yan. Gimana? Gede banget, Nad.”“Ehm.. Ia lalu memperhatikan Elyan yang sedang menyusu dan mempermainkan memekku.“Bapak mau mainin memeknya dia?”“Mau, mas.”“Mainin klitnya aja, Pak. Kamu mulai terbiasa untuk eksib dan terlihat semakin binal.”Aku pun memilih tidak membalas pesan Elyan karna fokus menyetir. Pernah suatu saat aku tanyakan tujuan dari ritual ini, dan Elyan bilang, jika ini akan membangkitkan gairahku dan membuatku selalu merasa ingin di buai















