Kupindahkan bibirku ke bibirnya.“Tenang sayang, perang baru dimulai..” Kataku berbisik.Ia mengangguk dan perlahan aku putar posisi menjadi 69. Bokepindo Anne menggelijang, matanya terlihat saya menahan gejolak. jilat sayang.. kamu merasa mendingan?”
Ia mengangguk, memelukku dan mencium bibirku.“Terima kasih John, elo emang hebat..”
“Iya nih, Ann, gue minta maaf jadi telanjur begini..”
“Gak Papa kok, gue juga senang..”Kami mengobrol sebentar namun tangannya masih menyentuh nyentuh batangku. Mojang Bandung ini kukenal dalam sebuah training di Puncak, Bogor. boleh aku cium?” bisikku pelan.Anne mengangguk lemah dan tersenyum. “Ah, enggak, gue sama Andre.. gue pengen menggendong kamu sayang”. Sebelum lidahku mencapai kelentitnya, aku sibakkan labia mayoranya dengan kedua Ibu jari. “Ayo, John.. Kutahan agar aku tidak meletus duluan.“Punya kamu enak John..” Pujinya layaknya memuji Customer. “Kadang gue pengen balas aja, selingkuh sama yang lain, biar impas..”
“Hmm.. Sebagai tenaga penjual dengan berbagai training yang pernah kuikuti aku tidak pernah kekurangan teman, pria maupun wanita.Di mata istriku aku adalah seorang ayah yang baik, penuh perhatian dan selalu pulang cepat ke rumah. Dan dengan lembut pula tanpa kata kata, dari balik sweater aku sentuh kedua bukit kembar menantang itu.















