Setelah itu, mama bersikap normal seolah barusan tak pernah terjadi.Di kamar pikiranku tak berhenti akan kemungkinan laporan dari mama. Bokepindo Ayah bertanya tentang sekolah.Ayah pingin dipijet ntar sebelum tidur.Iya yah, kata mama.Selesai makan, seperti biasa, ayah ke atas, ke ruang kerjanya. Juga selalu bangun subuh. Detik-detik berganti jadi menit dan menit pun silih berganti hingga aku tertidur.Saat aku terbangun kudengar suara mobil ayah. Setelah aku tenang, aku mencoba berpikir, mungkin mama sengaja berpakaian seperti itu untuk menggodaku.Hari itu mama sedang mencuci piring. Sekarang aku yakin mama akan lapor ke ayah dalam waktu 1 x 24 jam. Yakin kamu gak mau bilang sama mama? Aku merasa tegang mengingat apa yang akan kulakukan. Aku pun menuruni tangga pelan-pelan, berusaha tidak bersuara. Puas menikmati mulutnya, kusuruh mama nungging dan kucoba memasuki anus mama. Kalau anak itu mau ngapa-ngapain mama juga jangan mama larang. Selesai menggoreng telur, mama meletakannya di piring di meja dapur.Kuselesaikan sarapanku. Sekarang enyah dari kamar Uda. Sudah malam, aku pasti dipangil, disuruh makan.Beberapa saat kemudian pintu kamarku diketuk. Aku diam di kamar. Mama pun mulai menghisap kontolku. Kami makan seperti biasa. Kuputuskan untuk menguji sekali lagi. Sini tidur.Pingin ke kamar mandi yah.Oh. Arti dari percakapan mama dan ayah.















