Salah satu tangan Pak Tommy memegangi ujung rok ku agar tak turun, sementara tangan lain melebarkan dua pahaku, hingga pangkalnya yang masih terutup celana dalam itu semakin menganga.Kurasakan benda keras mulai menyusuri belahan kemaluanku. Bokep indo Dengan pura-pura tidak sengaja, ia terkadang meremas pantatku atau tetekku.Aku sebenarnya risih dengan hal itu, dan tidak nyaman untuk bekerja di situ. Dengan sodokan-sodokanya yang keras, tubuhku pun terguncang-guncang. Karena hutang budiku padanya, aku pun tak bisa berbuat apapun selain pasrah dengan perlakuan Pak TommySetiap kali berpapasan denganku, ia tak akan membiarkan pantatku lolos dari jamahannya. Uhhhh…. Aku semakin pasrah dengan perlakuan Pak Tommy. Aku merasakan ada sesuatu yang mengganjal di pantatku.Ohhh, ternyata itu adalah penis Pak Tommy yang sudah menegang dan mengeras.Sambil menggesek-gesekkan penisnya di pantatku, salah satu tangan Pak Tommy juga meremasi bongkahan pantatku yang montok dan padat itu, sedang tangan yang lain kini telah mencengkram salah satu payudaraku yang masih tertutup pakaianku. heheheh…. Aku hanya menunduk dengan muka yang malu bercampur cemas.“Mhhhhh, begini Vania Angel…., saya cuma mau informasikan ke kamu, kalau hutang kamu ke kantor sudah jatuh tempo. Saya masih punya anak pak….” kataku tersedu-sedu.“Trus, kamu mau bayar pake apa? Tangan satunya sedikit mencekik leherku, sehingga mulutku terbuka, dan“Akhhhhhh….” teriakan pak Muklis















