Hingga suatu hari, Mbak Eka kebetulan libur dan Deni setelah habis pulang sekolah langsung bertanya kepada Mbak Eka, “Mbak kok belum mandi..? Deni sambil menunggu Mbak Eka keluar dari kamar mandi, berpura-pura menonton TV di tengah rumah tersebut. Bokepindo uuhh.. Dengan alasan biar tidak susah dan jauh dari sekolah dan ingin belajar hidup sendiri, maka Deni diperbolehkan tinggal di rumah yang satunya itu. Dan deni tidak berkata apa–apa karena terlalu nikmatnya perasaan yang dapat Deni rasakan saat itu. Mbak Eka pun sambil jalan menuju ke kamar tidurnya bertanya kepada Deni, “Deni Kamu mau mandi juga..?”
Deni langsung menjawab, “Ah enggak Mbak..!”
Tidak lama kemudian Mbak Eka masuk kamar, dan Deni pada saat itu langsung saja secara diam–diam ingin mengintip Mbak Eka. Mbak Eka pun memberikannya tanpa curiga sedikit pun. Sebut saja Mbak Eka, Mbak Eka tersebut mempunyai bentuk tubuh yang aduhai, dengan ciri-ciri dia mempunyai tinggi sekitar 160 cm dengan badan ideal dan wajah imut–imut, kulit putih, pokoknya cantik dan rambut hitam panjang sebahu. Enggak masuk kantor yah Mbak..?”Dengan nada semangat Mbak Eka pun menjawab, “Enggak Den, kan Mbak hari ini libur Deni..”
Pada waktu itu munculah ide gila dibenak Deni. Deni mempunyai dua rumah, rumah yang satu dipakai oleh kedua orang tuanya,
Sedangkan rumah















