Kami tersesat di tengah hutan lebat.Tanpa sadar Sandra saking kedinginan dia memeluk aku. Astaga, goyangnya!! Bokepindo Aku jilati ‘Ms. Tapi kami tidak sedikitpun gentar menghadapi ancaman cuaca itu. Seluruh pakaian bawaan Sandra basah kuyup, aku hanya punya satu jaket parasut di ransel. Tapi kami tidak sedikitpun gentar menghadapi ancaman cuaca itu. Veggy’nya, dia tersenyum, bulunya ku tarik-tarik, dia meringis, dan apa yang terjadi? Hingga hari gelap kami tersasar dan belum bertemu dengan rombongan di depan. Dalam hari-hari yang kami lalui kami hanya makan mi instant dan makanan kaleng.Tepat sudah tiga hari kami ada ditempat terpencil itu. Tiba-tiba saja dia minta senggama lagi, lagi dan lagi, hingga aku ejakulasi.Aku sempat bertanya, “Bagaimana jika kamu hamil?”
” Don’t worry!” katanya. ” Akh enggak” jawabnya sambil melepas ‘Ms. Ku usap airmata tulus Sandra. ” Jahat kamu Yuda, aku kalah terus sama kamu ” Ujarnya lagi. “Terang dingin, habis kamu bugil begini” jawabku. Dan setelah dia memebersihkan ‘Ms. Veggy’nya hangat sekali bagian dalamnya, bulunya lebat.Sandra sepontan melepas seluruh pakaiannya, dan meminta aku melepas pula. Aku tanpa basa basi lagi langsung bugil. Dia menyodorkan uang dua lembar lima puluh ribuan, aku menolaknya, biar aku saja yang membayar Taxi itu.















