Gadis India Marlena Menggairahkan

Jangan”Lalu aku bopong Mirandaku yang terikat itu ke kamar tidur yang satu lagi di apartemanku. Bokepindo Jangan macem-macem, nanti jam 18.00 aku kembali,” ujarku sambil membiarkannya terikat tanpa menyumbat mulutnya. Pagi itu aku sempat menengoknya di kamarnya lalu kusuapi dirinya dengan sarapan pagi nasi goreng buatanku.“Siapa yang masak Mas..” Miranda yang sudah agak tenang, dalam keadaan terikat erat, mulai membuka pembicaraan.“Siapa lagi?” balasku bertanya.“Mas.. Kamu khan baru mulai cuti 2 (dua) minggu..” sergahku.“Wah kok Mas tahu??”“Senin siang aku telpon kamu mau tanya Euro, seperti biasa kamu dengan sombongnya menolak telponku.. Tapi yang aku tahu pasti, aku senang melihatnya terikat karena gairahku akan bangkit dan pada akhirnya bisa membahagiakannya. Nah berliburlah kami disini haa.. mmpphh.. Langsung aku angkut ke dalam jok mobil belakang. Lepasin dong..”“Kamu bohong.. Sebagai seorang eksekutif, jam kerjaku lebih fleksible. Lepasin dong..”“Kamu bohong.. Jam 13.00 aku mampir ke rumah untuk melihat keadaan tawananku.“Halo Miranda.. Aku hanya mengamatinya dari kamarku saat melihatnya bergerak meronta-ronta di kamarnya. Lepasin dong..”“Kamu bohong.. Aku mesti ke kantor nich..

Gadis India Marlena Menggairahkan