“Sudah Pak, tadi pun saya sempat ngobrol dengan anak saya” jawabku.Ketika kami ngobrol kulihat Pak Budi melirik terus ke arah dadaku. Bokepindo Cukup lama aku menjilat kontolnya, kemudian dia merenggangkan kakiku. Seperti waktu itu, aku harus meninggalkan suami dan anakku ke luar kota karena ada pertemuan besar antar perusahaan se-Indonesia.“Mas, besok aku keluar kota dengan Pak Budi”
“Iya Mah” jawab suamiku singkat. Sekitar pukul 10 malam aku terbangun dan entah kenapa aku merasa takut sendirian dikamar. Oh ya atasanku ini mempunyai wajah seperti orang China walaupun sebenarnya dia muslim. Tiba-tiba DEG aku ingat, KERUDUNGKU, ya aku tidak menggunakan kerudung pada saat itu. Lalu aku masuk ke kantorku dan langsung menemui Pak Budi di ruangannya.“Tok…tok…tok….Maaf Pak saya telat”
“Tidak kok Yul, 5 menit lagi kita berangkat ya. Aku lantas langsung membuka semua pakaianku dan berbaring di tempat tidur. “Ini Pak, semua yang diperlukan ada disitu” jawabku.Ketika beliau sedang memeriksa berkas tersebut, orang yang kami tunggu pun datang. “Loh Yuli, ada apa Yul?” tanyanya sambil mengucek mata.













