Saat aku masih dalam kebingungan, Hana langsung menyerbu masuk dan memeriksa seluruh ruangan di rumahku. Bokepindo Sejenak Hana menghentikan lumatannya dan kemudian melepas semua pakaiannya yg menempel di tubuhnya. Aku tidak tahu apa yang harus aku katakan dan apa yang harus aku perbuat. aaaaaaaaaahhh…” jawab Hana sembari mendesah.Tak berapa lama Hana menunjukan lagi tanda2 kalo dia akan orgasme untuk yg kedua kalinya. Tiga menit kemudian Hana melenguh panjang sambil tubuhnya mengejang mendandakan dia telah meraih orgasmenya yg pertama. Dan seperti yang sudah2, dia berpesan padaku jika Hana meneleponku, maka aku diminta memberitahunya bahwa dia(Rifki) berada di rumahku sedang di kamar mandi dan akan meneleponnya kembali nanti. Seketika mata Hana terbelalak melihat kontol besarku yg telah berdiri tegang.“Wow, gede sekali kontolmu, besarnya dua kali lipat dgn kantol Rifki” kata Hana kagum.“Boleh aku menyentuhnya” pinta Hana.“Boleh, lakukan apa yg saja yg kamu suka dgn kontolku” jawabku.Hana mulai meremas perlahan kedua biji pelirku, membuatku semakin terangsang dan semakin membuat kontolku mengeras dan bertambah besar.“Tadi kau sempat menolak dgn apa yg aku lakukan padamu tp mengapa sekarang kamu jadi bernafsu?” tanya Hana.“Ah lupakanlah… sekarang isap kontolku, Hana…” perintahku.Aku sudah tidak peduli lagi kalau Hana adalah sahabatku dan sekaligus juga istri dari sahabatku.













