Perlahan aku menuju dapur, namun begitu akan memasuki ruang tengah, ada suara-suara yang tak asing lagi di telingaku dari ruang keluarga. Bokeb Suamiku memang lagi nonton BF, tapi ia tidak sendirian. Dugaanku benar! Kami terdiam, hanya saling menatap, namun yang jelas, bagiku, suatu petualangan seks telah kumulai. Dengan perlahan aku membuka pintu belang, membuka sepatu dan berjinjit masuk ke dalam. Yang ada hanyalah tuntutan kepuasan, desakan untuk segera meledak dari dalam perutku. Cerita ini bermula satu setengah tahun lalu, ketika teman kuliah suamiku datang dari Jakarta bersama suaminya. “Wah, beruntung Edy memiliki istri seperti Ana. Dan yang membuatku kaget adalah mereka sebenarnya tidak peduli dengan film yang ada di layar TV, namun ketiganya lagi asik bercinta bareng! Malam ketiga, setelah kami pulang dari santap malam di seputaran Denpasar, saya langsung saja mohon pamit untuk segera beristirahat.















