Hingga akhirnya Pipit kembali mengerang panjang dan lemas.Aku merebahkannya diair dangkal dan meneruskan menancapkan k0ntol kememek berulangulang. Aku masih curiga. Bokep indo nggak.., katanya. bhelum.. Melihat Pipit yg jalan terpincangpincang dengan luka ditangan, Arman segera datang dan membantuku membopong Pipit.Sesampai di posko, sambil menunggu Yudi, Dona mengajakku belanja oleholeh ke pasar terdekat, sedangkan Arman menjaga Pipit. Kamu menghadap sana dulu, katanya.Aku mengikutinya. takut ada yg ingin nyebur air, kami cek apakah ada tempat yg dalam atau berbahaya, jawabku.Dona mencubit lenganku dengan keras.Aww!, aku kaget.Kamu pacarku. Apalagi saat menyabuni dan saat mengeringkan dengan handuk. Aku tidak menjawab. Sakit Pit.. Aku memberi semangat dan yakin bahwa Bu Neni bisa mendapatkan yg lebih baik lagi.Pipit tetap terlihat belum puas tapi juga tak bisa membantah. Aku menyeberang dan mendapat tempat yg tersembunyi dibalik batu besar yg hanya terlihat dari arah air terjun. Ternyata waktu aku bugil dan lemah, kamu tidak memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Pipit menyingkap kaosnya keatas dan memang ada memar sedikit.Setelah kukeringkan dengan handuk, kugosok juga punggunya dengan cream penghangat. Aku ingin mandi juga, katanya. Sekarang aku tidak punya focus pikiran lain.















