Dia benar-benar sudah pernah tidur dengan Johan?”“Ya,” jawab Kiki. Setelah beberapa waktu beristirahat meredakan nafas yang memburu, mereka berjalan berangkulan menuju ke kamar mandi, suara kicau burung mengiringi langkah kaki mereka untuk membersihkan tubuh dari peluh dosa termanis, untuk kembali ke kehidupan masing-masing lagiDi depan pintu keluar, keempatnya saling mengucapkan salam perpisahan. Bokepindo Dia merasa rapat seperti perawan, dan itu membuat Kiki semakin gila oleh hasratnya. Dan tentu saja, semua itu sirna dalam sekejap begitu bidadari yang gemulai ini mulai merendahkan selangkangannya beserta vaginanya yang lembut dan sudah basah turun ke arah kerasnya batang kejantanannya.Johan mengerang dan tubuh Kiki bersandar ke depan, wajah bidadari ini hanya beberapa senti saja dari wajahnya, dan berbisik pelan, “Shhh…” sebelum memberinya sebuah ciuman ringan.Johan selalu menganggap kalau Hendra akan tetap sendiri selamanya. Tidak termasuk mantan kekasihnya yang pernah bersamanya. Sejauh yang dia tahu, Dina belum pernah melakukan dengan wanita lain. Para pria rebah di kedua sisi ranjang, dengan para wanita diapit di tengahnya.Setelah beberapa menit beristirahat, Dina setengah bangkit dan bergerak menindih Kiki, tangannya membelai rambut Kiki sambil keduanya saling bertatapan. Dia tahu kalau dia sedikit mabuk, mungkin juga masih dalam pengaruh Candu dan tak merasakan ‘rasa sakit’.















