Saya tersenyum sembari membenarkan dudukku.“Apakah Laras sudah memiliki pacar?” Laras tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Bokepindo Waktu jariku menyelusup ke dalam memeknya, Sari semakin menggelinjang dan meremas pundakku tanpa ada perlawanan sedikitpun. Dengan penuh hangat ia menjabat tanganku dan duduk di depanku sembari menyerahkan berkas wawancara dari staffku terlebih dulu.Kubaca namanya yakni Laras. Waktu kukatakan jika dia diizinkan merokok supaya dapat lebih enjoy bicara, baru ia berani ambil sebatang Marlboro yang kusodorkan.Waktu kutanyakan apakah ia berkeberatan bila saya ajukan pertanyaan beberapa hal yang berbentuk pribadi, ia selekasnya menggelengkan kepalanya tanda tidak keberatan. Bahkan Dessy sempat menelan semua kontolku sampai tinggal biji pelirku saja. Dari pandangan pertama, saya mengakui kalau mereka rata-rata cantik hanya saja nampaknya bila umurnya masih tetap muda.Mereka semuanya memandangku dengan penuh berharap sembari berupaya tunjukkan senyum termanis yang mereka miliki.















