“aahahha… baru gini aja kesakitan”. Tidak sampai 2 menit, Feby pingsan.“AAAAAA!!!!!!!!” teriak seorang wanita dibelakang Adrian.Wanita itu adalah Lina. Bokep Rusia ntar kita telat lho nyampenya”.Adrian melihat Feby, kekasihnya, saat matanya sudah terbuka lebar.“Lho…?”, Adrian pun bertanya tanya. Lekukan tubuh Feby terlihat begitu jelas, apalagi kulitnya yang putih mulus. “Aaaa!!! Loe apain???!?!?!”, tanya Lina dengan pertanyaan yang bertubi tubi dan takut melihat keadaan mereka.Adrian menoleh ke arah Lina.“Ah.. Bentak Adrian dengan nada tinggi, itupun bukan suara Adrian, melainkan suara kasar dan asing, yang belum Feby dengar sebelumnya.Nafas Feby semakin sesak. i.. tanggung…eloe sendiri juga keenakan!”
“Yaaaann..”, Lina mengerang erang tidak tahan. “Loe duluan aja deh, gue nungguin Feby.. “Tuh cobain dulu, Feb”, kata Lina. mm. ada ayam goreng mentega kesukaan aku nih, Mbok”.Lina dan Adrian tidak berkomentar apa-apa, mereka berdua melahap makanan mereka dengan cepat.Feby menggeleng-gelengkan kepala melihat temannya dan kekasihnya yang kalap.Adrian menghempaskan diri ke sofa ruang tamu sambil mengelus elus perutnya,“fuuuh..















