Cepat-cepat aku menjawab dengan agak gelagapan juga. Bokepindo Mereka tidak melepaskanku, hanya menutupi tubuhku dengan selimut. Padahal hampir semua teman-temanku yang laki, sudah punya pacar.Bahkan sudah ada yang beberapa kali ganti pacar. Atau hanya sekedar berjalan-jalan sambil mencari kenalan baru.“Eh, bubur ayam disana nikmat lho. Kulihat tangannya begitu halus dan lembut sekali. Bahkan dia langsung menarikku ke lantai atas. Sekujur tubuhku jadi menggigil, dadaku berdebar, dan kedua bola mataku jadi membelalak lebar saat Ria mulai melepaskan pakaian yang dikenakannya satu persatu sampai polos sama sekali..Akhh tubuhnya luar biasa bagusnya.. Dan aku sama sekali tidak berdaya untuk melepaskan diri dari cengkeraman gadis-gadis binal itu.Tapi sungguh aneh. Saat itu aku sudah benar-benar lemah, sehingga tidak mampu lagi untuk bergerak. Dan tenagaku berangsur pulih.“Bapak ini siapa?”, tanyaku“Saya pengurus rumah ini”, sahutnya.“Lalu, ketiga gadis itu..”, tanyaku lagi.“hh.., Mereka memang anak-anak nakal. Dia mengenakan baju kaos yang ketat tanpa lengan, dengan potongan leher yang lebar dan rendah, sehingga memperlihatkan seluruh bahu serta sebagian punggung dan dadanya yang menonjol dalam ukuran cukup besar.















