“Kita taruhan. terus ‘Ndra!” ucapnya lembut. Bokep indo Saat itu dia sudah siuman dari pingsannya, dia mengerang kesakitan sambil menangis meratapi kegadisannya yang telah terenggut paksa pada malam itu. Aku sudah hampir menangis saat itu, tapi mereka terus memaksaku, maka dengan perasaan berat dan malu, akhirnya kulepaskan juga bra yang melekat di tubuhku, membuat buah dadaku langsung mencuat dan terbuka di hadapan mata mereka yang tampak melotot saat memandang tubuh telanjangku.“Sudah.. “Baik.. Aku diam saja, tak membalas.Masih dalam pangkuan Mas Agus, waktu berlalu tanpa berkata sampai mataku akhirnya terpejam kelelahan, terlelap dalam pangkuannya. Sengaja aku tak tidur sampai lewat tengah malam begini hanya untuk membuktikan sesuatu. Mungkinkah Mas Agus tidak seperti yang kupikirkan selama ini. “Kita taruhan. Kemudian kuletakkan tepat di depan pintu. Tapi kemudian aku teringat akan kejadian yang baru saja kulihat. Kemudian kuletakkan tepat di depan pintu. Tapi aku diam tidak bisa menjawab. Dan instruksi-instruksi itu pun berlanjut. Paman menatapku dengan pandangan aneh, lurus dan tajam ke arahku, tepatnya tubuhku.“Mas Agus! Kemudian Mas Agus menarikku ke dalam dekapannya. “Oke.. Ah.. “Terima aja Nin, kamu kan lagi butuh uang, lagipula mereka nggak begitu jago kok..!” ujar manajerku berusaha membujuk.















