Jamilah sempat berontak dengan menarik jilbab Evi agar kepalanya menjauh selama beberapa saat namun ciuman dan belain Evi pada daerah sensitifnya membuat gairahnya naik, baru kali ini dia merasakan dan melakukannya apalagi dengan sesama jenis, dirasakannya kenikmatan yang berbeda yang menggodanya untuk meneruskan lebih jauh. Kemudian Jamilah melepas kulumannya di payudara Evi. Bokepindo Jamilah juga mengenakan jilbab seperti Evi, tapi ia selalu berpakaian modis dan trendy bahkan sesekali jubahnya agak ketat dan dipadukan dengan celana jeans, kadang-kadang Evi bingung dengan caranya berpakaian walaupun tertutup rapat tapi terlalu ketat menurutnya. Akhirnya mereka meraih orgasme, mereka tidak tahu lagi bagaimana menahannya, keduanya berguling saat orgasme itu datang, kenikmatan dahsyat yang menimpa mereka membuat lupa diri, berteriak histeris, meracau histeris Caci maki dan umpatan kata-kata kotor penuh birahi keluar dari mulut mereka Belakangan Evi mentertawakan Jamilah, dia bilang kamu yang cantik, ayu dan lembut serta alim ini bisa juga mengeluarkan kata-kata hina, seronok kasar dan kotor seperti itu Evi membayangkan betapa kenikmatan telah melanda Jamilah hingga kata-kata yang sedemikian kotor itu begitu saja meluncur dari mulut cantiknyaItulah awal Evi dan Jamilah mengenal dunia lesbian.















