Kami masuk berbarengan melalui dua pintu tol yang bersebelahan dan berhenti beberapa meter setelah pintu masuk. “Beres” katanya. Bokepindo Kami berguling ke jok belakang dan kemudian aku menaikkan sandaran jok depan kembali seperti semula sehingga ruangan di kabin belakang mobilku terasa agak luas.Kubaringkan Mina di jok belakang sambil aku menikmati kelembutan, kekenyalan, dan kehangatan buah dadanya dengan mulutku. “Siapa takut?” jawabku. Maaf kami terlambat, meskipun saya sudah tidak tahan untuk menerima layanan terbaik putri Sri, ha, ha, ha..”. “Tentang apa, Kang?” matanya dengan nakal mengerling ke arahku. Mina merem melek menikmati permainan lidah dan mulutku sambil mendesah-desah kecil. Mina mempermainkan ‘telur’-ku dengan tangannya dengan lembut. Tak lama BMW Koswara tiba, yang kemudian mengeluarkan dua sosok tubuh manusia yang sangat kukenal, Mina dan Koswara.“Bagaimana, sudah siap, Mina sayang?” kataku nakal, menyambut sepasang kekasih yang sudah lama kami kenal. Lalu Koswara berkata, “Jangan lupa bawa Sri, ya?”. Kulihat Sri sedang berusaha keras melakukan hal itu, karena sampai saat ini kelihatannya usahanya kurang berhasil dengan berhasilnya Koswara melewati aku sambil tertawa-tawa.















