Matanya mendadak terbuka, sekilas ada sinar kekecewaan. Siapa yang minta aku merabai dan memijiti buah dadanya? Bokepindo Entar jadi lagi”
“Jangan khawatir, Syeni pakai IUD kok” Inilah jawaban yang kuinginkan. Tapi …
“Sekalian Dok, diperiksa yang kiri .” Katanya sambil menggeser BH nya ke bawah. Lalu dituntunnya aku menuju meja kerjaku. masa .. Memang bentuk tubuh yang ideal, bentuk tubuh mirip gitar spanyol. jangan dong . mau mandi dulu .”
Selesai berpakaian, Syeni memelukku yang masih bugil erat2 sampai bungkahan daging dadanya terasa terjepit di dadaku. Berkulit kuning bersih, seperti pada umumnya wanita keturunan Tiong-hwa, parasnya mirip bintang film Hongkong yang aku lupa namanya, langsing, lumayan tinggi, dan …. Bahkan dengan nakalnya telapak tangnku mengusapi putingnya, keras ! Tak urung jari2ku gemetaran juga. Pura-pura belum menemukan agar bisa terus meremasi buah dada indah ini. Dan ternyata, pahanya lebih indah kalau tampak seluruhnya begini. “Yang mana Bu benjolan itu ?”
“Eehh . Kami berciuman hebat. Apalagi aku tahu di balik blouse itu tak ada penghalang lagi. inilah yang mencolok : dadanya begitu menonjol ke depan, membulat tegak, apalagi sore ini dia mengenakan blouse bahan kaos yang ketat bergaris horsontal kecil2 warna krem, yang makin mempertegas keindahan bentuk sepasang payudaranya.















