bisa saja maksud Arna ini bukan kami bertiga saling bercinta satu sama lain, tapi hanya Aku dan Arna yang bekerja sama untuk memuaskan Lisa tanpa ada percintaan antara kami berdua..“Woooy… lu kok malah bengong” tanya Arna, mengejutkanku.Lu gak mau ya ? thanks.. Bokepindo kita ke tempat temen gue yang di daerah N” ucapnya lesu.. Tapi begitu melihat wajah Arna, tiba-tiba nafsu ku menjadi down.. dari ruangan tengah aku dapat melihat Arna masih telfonan di ruang tamu.. pinggulnya sedikit terangkat, sepertinya dia akan orgaasme lagi, aaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhh…………… kembali lisa melenguh panjang.. gak boleh ya ama pacar lu? seperti adegan di film-film action, dengan sedikit hentakan di kaki kananku, aku nekad melompat masuk ke jendela mobil yang sedang berjalan itu, sungguh aku tidak ingin melewatkan kesempatan ini…. gimana? namun sepersekian detik di kesadaranku ini aku masih dapat merasakan kesedihan sebagaimana yang kurasakan dalam mimpi itu. gue butuh bantuan lu nih sekarang.. ahh.. akupun tak mau kalah aku masukan tangan kanan ku kesela paha nya Dilla, terasa sangat halus saat punggung tanganku bergesekan dengan paha bagian dalamnya, Dilla pun perlahan melebarkan pahanya untuk memudahkan tanganku masuk menjelajahi lebih dalam lagi area kewanitaannya..















