Detik berikutnya bibirnya telah menempel di bibirku. hanya geli. Bokepindo Aku ingin Jimmy segera “mengisi” selangkanganku yang telah melembab. Aku masih di SMP. Bila Aku sedang jalan-jalan, di Mall atau gedung bioskop, atau jalan kaki dari halte bus ke rumah dan sebaliknya, bila berpapasan dengan cowok, Aku perhatikan mereka, terutama cowok dewasa, setelah menatap mukaku matanya langsung menuju dadaku. Kepada Jimmylah keperawananku kupersembahkan.Kadang Aku menangis sendiri dalam sepi, ingat beberapa tahun lalu Jimmy begitu menggebu-gebu melumatku sampai Aku terasa melayang-layang, mandi keringat dan lalu kelelahan. Aku memejamkan mata menunggu saat-saat nikmat ini………….Tiba-tiba pintu diketuk. Tapi Enggak Mas”
“Pengin ciumin aja”
“Enggak Mas, Enggak”
“Lihat aja deh, sebentar”
“Mas!” seruku sambil melotot.Dia lalu seperti tersadar, dan minta maaf. Tadi dengan diam-diam dia melepas rits celana dia, melorotkan CDnya dan mengeluarkan “isi”nya. Kami duduk saling merapat, lalu mulailah Jimmy mencumbuiku. Entah apa yang kurasakan waktu itu. Hendrik tampaknya juga kaget sendiri atas kelancangannya. Sudah biasa kalau Aku mendapati Hendrik hanya bercelana pendek di kamarnya. Tapi setelah hampir setiap mata cowo mengarah ke sini, Aku jadi memperhatikan, apanya sih yang menarik perhatian mereka?













