Ira sempat memperhatikan Unang. “Selamat siang, Pak?” sapa Ira ramah. Bokeb Selain itu di pintu gerbangnya ada pos satpam yang akan mengawasi tamu masuk. Ira pun tergolek bersimbah keringat. Mereka berdua sungguh sangat mujur, sebab kedua pasangan ini adalah anak dari pengusaha kaya. Jadi, ndak apa kok, pak,” terang Ira. Tidak ada lagi yang membatasi kulit mereka. Dengan cara yang lembut ia dapat mencium bibir Ira yang mungil itu. Malam harinya, untuk menghilangkan kejenuhannya di rumah itu, ia berjalan-jalan di halaman itu dan membawa makanan kecil untuk Unang. Di dalam salah satu ruangan di rumah itu, Ira dan Unang berbincang- bincang tentang berbagai hal, sampai tentang masalah dalam kamar tidur Ira dan Rudi. Jadi, ndak apa kok, pak,” terang Ira. Meskipun jika keluar rumah Ira selalu pakai pakaian celana panjang, tetap saja kecantikan dan kesintalan nyonya majikannya itu membuat Unang sulit tidur.













