Beberapa saat kemudian aku dan suamiku sama-sama berteriak, kami sama-sama keluar.Aku terengah-engah mengatur nafasku. Sana kamu pulang, mandi dan cuci-cuci!” perintahnya tegas.“Iya, om. Bokeb Karena keluarga Eki termasuk keluarga yang terpandang di desa kami, maka acara pengajian itu menjadi acara yang besar-besaran. Dengan berseloroh, dia pernah bilang kalau sebenarnya dia sama saja sudah poligami, karena dia punya dua lubang yang sama-sama hotnya untuk dimasuki. Aku akhirnya menyediakan kondom untuk Eki kalau dia minta lobang pantatku. Di luar nampak Eki dengan wajah kaget dan gemetaran ketahuan mengintip kami. Sana kamu mandi, pulang. Yang jelas aku menyambutnya dengan tak kalah bernafsu. Aku lagi di kampung sepi. Eki mengangguk sambil tersenyum.“Baik, mereka oke-oke saja kok. Disodokkannya kontolnya ke lobang pantatku. Pada akhirnya dia mengelus pundakku.“Sudahlah bu, ini khan kecelakaan.” katanya.Hatiku sangat lega. Aku sadar, kalau aku adalah salah satu sebab dari pertumbuhan instant dari kontol Eki.

