Ibu Tiri Filipina Tergoda Rayu Anak Tirinya

Aku sadar tugasku sebagai pembantu adalah melayani kebutuhan Mas Yayan apapun yang dia inginkan. Bokepindo tanyaku. Yayan, katanya sambil menjulurkan tangannya yang kekar itu padaku.Singkatnya, aku telah 2 minggu bekerja di rumah Mas Yayan. Aku pun merasa beruntung pula karena Bu Titin memang tidak pernah tinggal satu rumah bersama Mas Yayan seperti yang sudah kutuliskan tadi. Bibirnya begitu seksi dan lidahnya pintar sekali bergoyanggoyang. Pantas saja ia menjaga bentuk tubuhnya itu.Tin, siapa dia? Kadang kudekap rapatrapat baju dan celananya itu. Aku bingung caricari, eh akhirnya ketemu juga, kata Bu Titin. Mas Yayan terdiam sejenak. Benarbenar bau kejantanannya membuatku bergairah. Oh Tuhan, suaminya benarbenar tampan dan seksi. Las, kamu.. Aku sadar tugasku sebagai pembantu adalah melayani kebutuhan Mas Yayan apapun yang dia inginkan. Aku benarbenar menikmati sensasi itu. Aku bingung caricari, eh akhirnya ketemu juga, kata Bu Titin. Oh Mas Yayan, aku ingin sekali melihatmu bukan hanya di foto seperti ini!Setiap kali mencuci bajunya, aku tak langsung mencucinya. Bu Titin, mempersilakanku masuk. Kujilati hingga tubuhnya benarbenar sudah terlumat oleh lidahku. Ah.. Oh Tuhan, suaminya benarbenar tampan dan seksi. Kalau mau pegang, pegang aja. Ternyata ia masih memakai celana dalam dan penisnya sudah tegang berat.Aku tidak membuka celana dalamnya dulu.

Ibu Tiri Filipina Tergoda Rayu Anak Tirinya

Related videos