“Surabaya,” Aku berbohong, aku mundur ke tempat tidur di belakang jok sopir dan melepaskan celana pendek dan T-shirt. Bokep indo “Satu hal yang aku pelajari adalah bahwa hidup ini terlalu singkat untuk menjadi gak bahagia, terutama dengan seseorang yang seharusnya cintai ama kamu.”
Yanti tak bilang apa-apa, tapi dari cara dia menatapku dengan mata warna mahoni yang besar, aku dapat tahu bahwa kata-kataku menghentak sarafnya.Kami jalan bersama dalam keheningan, hanya suara suara wiper. “Aku mau keluar, kheluarrr, aku mau kheluar,” dia teriak sambil menggelengkan kepalanya ke kiri kanan, membuat rambutnya yang panjang terbang liar. Senyum sedih menghias wajahku karena mikirin Yanti. “Jemput besok ditempat ngedrop,” kata sms itu. Rasanya luar biasa sampai jari-jari kakiku menekuk-nekuk! “masyaallaah, maafin Om …”
“Polisi nangkep Toni, karena selain bikin bising mereka temukan putau, ganja, ama senjata curian punya Toni. Kurasa di sekitar tempat tidur, ia mencari mainan kecilnya. Aku membukanya, dan menyerahkan isinya. Aku meluncur tepat di terowongan licin tanpa perlawanan, dan masuk dalam ke liang nikmatnya. Dan itu bukan berarti hanya om aja, ada seribu, sejuta orang yang akan senang bikn bahagia bagi seorang yang begini muda, cantik, pintar dan seksi seperti kamu,” kataku. Kau mau santai-santai aja khan?” Kutanya.















