Subhanallah … Alhamdulillah…********Bi…, siang nanti antar Ummi ngaji ya…?” pinta isteriku. Bokep Rusia Subhanallah … Alhamdulillah…********Bi…, siang nanti antar Ummi ngaji ya…?” pinta isteriku. Tubuh itu lantas berbalik ke arahku, pandangan matanya menunjukkan ketidakpercayaan atas kehadiranku di tempat ini. Dug! Subhanallah … Alhamdulillah…********Bi…, siang nanti antar Ummi ngaji ya…?” pinta isteriku. Penantianku berakhir ketika sesosok tubuh berabaya gelap dan berjilbab hitam melintas. Harus bisa masak, nyetrika, nyuci, jahit baju, beresin rumah?”Belum sempat kata-kataku habis sudah terdengar ledakan tangis isteriku yang kelihatan begitu pilu. Aku benar-benar menjadi malu pada Allah dan Rasul-Nya. Tapi Abi kan manusia biasa. Jangankan untuk kerja, jalan saja susah. “Ah, betapa manisnya wajah istriku ketika sedang kegirangan… kenapa tidak dari dulu kulakukan menjemput isteri?” sesal hatiku.******Esoknya aku membeli sepasang sepatu untuk isteriku. Kuperhatikan ada inisial huruf M tertulis di sandal jepit itu. Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku.















