Hal itu kelihatan sekali dari responnya terhadap percakapan yang kami buat. Bokeb Singkat cerita setelah kurang lebih sebulan aku dipondok, aku pun mengetahuinya. Keinginanku unutk mendekatinya pun kembali muncul waktu itu. Besoknya pukul 2 sesuai kesepakatan kami bertemu di Taman Masjid, Kami lantas ngobrol panjang lebar sampai jam 5 sore sambil makan-makan di sebuah Kafe di Tamansiswa. Besoknya pukul 2 sesuai kesepakatan kami bertemu di Taman Masjid, Kami lantas ngobrol panjang lebar sampai jam 5 sore sambil makan-makan di sebuah Kafe di Tamansiswa. Boleh kok Fredi mau ketemuan dimana?Di Taman Masjid aja, Tiyas mau??, tanyaku. Tak terasa pada saat mau mengantarkan Tiyas pulang hujan turun deras sehingga aku menetap di mobilku.Aku bertanya pada Tiyas, Mau es krim ga say?, aku memanggil dia dengan sapaan say, eh ternyata dia juga balik meresponseku dengan perkataan mau donk say. Aku hanya memiliki tinggi 166cm, badanku yang gak sispack, dan face wajahku yang biasa saja membuat aku mengurungkan niatku tadi.















