Tapi……
“mau nggak?” dia bertanya
“boleh…boleh…..” plas….plas….kontolku langsung ngaceng. Bokep indo “kalau gitu, biar aku mandi dulu” maya melempar tasnya begitu saja. Selagi maya mandi, aku sempat berpikir, mungkinkah dia bekerja ganda dan sering melakukan ini. Akupun di antar oleh seorang cewek yang yang tadi duduk bersama di meja reseptiinost, jelas kulihat pin di dadanya bernama Maya…“mas pendi itu yang kemaren lalu datang kemari dan gak jadi check in kan?” kata room service maya itu sambil berjalan. gapapalah masih banyak hotel di sini.Dalam perjalanan mencari hotel yang lain, aku dan rina menertawakan kami sendiri. “ogghhhh……agh…..”
“sekarang maya….”
Maya mengganguk. Aku seneng banget, karena berarti aku dapat ngentotnya lagi. Menuangkan ke telapak tangan, dan mencium baunya,kami berdua membersihkan badan ke kamar mandi. Alasannya, biar aku gak macam-macam. Gapapalah, gak dilarang sama kantor, asal transportasi aku yang tanggung, sementara akomodasi bisa buat berdua.Malam jam delapan aku sudah tiba di kota tujuan, untuk kemudian menjalankan misi kantor besok pagi jam 9. Selain aku datang sendiri, tingkat hunian hotel juga lagi kosong. Sebagai bukti, aku wajib menyerahkan bukti pembayaran.















