Kami saling berpandangan dan akhirnya berciuman…..kami tertidur sampai sore hari…dia kemudian bergegas pulang karena takut dicari ortunya.Akhirnya kami semakin dekat dan kamipun semakin sering melakukannya layaknya pasangan suami istri. Bokepindo Shintia kemudian berhenti melawan. ” Anu anu mas itu….” sambil tangannya menunjuk pada penisku. Akhirnya aku tersadar dan segera memasukkan penisku kedalam sangkarnya. Siapa di dalam..? “Akuu..! Aku kemudian menjilati telinga dan tengkuknya. kulihat ada bekas darah saat aku tarik keluar penisku ” Hmmmm rejeki nomplok dapet perawan nih ” batinku.Kukocok keluar masuk penisku, sehingga setiap tarikan masuk dan tarikan keluar penisku membuat Shintia merasakan nikmat pada vaginanya. Kugesek-gesekkan jariku disana sehingga Shintia mengerang. Kuraba puting dan lingkaran areola-nya dengan perlahan, sehingga Shintia memejamkan matanya menikmati sensansi di puncak payudaranya.Kucubit perlahan putingnya dan kutarik, sehingga Shintia mengeluarkan desahan tertahan. ” Iya mas dikit…”
” Masa cuma dikit??” kataku menggoda Shintia. Sekali-sekali kutusukkan jariku ke dalam vaginanya, membuat Shintia tersentak dan memekik kecil.Kugesek-gesekkan sekali lagi jariku dengan vaginanya sambil memasukkan lidahku ke dalam lubangnya. Buka dong..! Disana aku bertanya kepadanya, ” Kamu tadi suka nggak liatin punya aku Shin…??”Shintia sedikit kaget dengan pertanyanku….















