Ibu Tiri Menguras Habis Cairan Tubuhku

“Oh ya Tok, karena besok kamu sudah mulai bekerja, nanti malam aku akan menginap di Banjar Baru agar tidak mengganggumu.Sekalian saja aku pamitan padamu jika dalam beberapa hari kedepan kita tak bisa ketemu lagi. Bokepindo nggak seperti biasanya”, tanya Iswani. Seusai mandi dan mengenakan pakaian aku keluar dari kamar mandi. Di teras kamar aku melakukan stretching selama beberapa menit. Tertidur pulas selama beberapa jam akhirnya aku terbangun oleh suara ketukan pintu. “Iya, terus akan kusuruh hantu-hantu itu nyubitin seluruh tubuhmu tak tersisa”, balasnya dengan senyum kemenangan. Tok, mmh..”. “Sudah Tok, ayo kembali ke kamar!”, ajaknya. Berusaha menyembunyikan pikiranku kujawab seadanya,“Ah nggak melamun kok, cuma membayangkan rasanya dicubit hantu seperti yang Mbak tadi bilang”. Sesampai di kamar aku duduk termenung oleh pikiran pekerjaan diatas ranjang Iswani yang lebih dekat dengan pintu kamar dibanding ranjangku. “Mana bisa aku menolak dibawah ancaman cubitannya Mbak”, jawabku bergurau. Binalnya Istriku DishaAku suka pemuda seperti itu, cuman terkadang cuekmu sangat keterlaluan. Kulihat waktu masih menunjukkan pukul 3 pagi lebih sedikit.

Ibu Tiri Menguras Habis Cairan Tubuhku

Related videos