Wow… batang kejantananku sudah keras lagi. Walaupun mataku tertuju ke pesawat televisi, tapi aku dapat melihat dengan jelas betapa dia dengan santainya membuka baju seragam kuliahnya, jantungku berdebar keras. Bokepindo Sesekali dia menciumi celana seragam abu-abuku tepat pada bagian batang kejantananku. Aku tak kuasa menahan diri, ketika aku mengangkat kepalaku untuk melumat bibirnya kembali, dia menahan kepalaku, aku heran. “Dig, terus… kamu mulai pintar…” Aku tak peduli, aku terus bergerak naik turun. Dalam perjalanan kulihat Ibu Lisa. Dari mulai aktif di OSIS, musik, olah raga, sampai aktif dalam hal berganti-ganti pacar. Sehingga setiap sore aku mengantarkannya ke tempat kost-nya. Aku menghentikan sejenak permainan lidahku, kuangkat pinggul yang indah itu dan kugendong dia menuju ke tempat tidur yang terletak tepat di belakang kami berdua. Seketika kucumbu dan kumainkan lidahku di celah surga itu. Tapi aku menyukai rasa takut itu, bukankah rasa takut itu yang bisa menjauhkan aku dari perbuatan dosa.Suatu saat, datang gerombolan guru praktek dari IKIP Bandung yang akan menggantikan guru kami untuk beberapa minggu. Tapi itu sangat berbekas. Aku termasuk salah satu siswa dengan segudang kegiatan.















