Cape, malas, tapi lapar akhirnya aku melangkahkan kakiku ke bawah, mencari sesuatu untuk bisa di makan. Bokepindo Dia lugas, jujur, konyol, bawel, dan tidak tahu malu. Selesai perayaan, di saat aku mengambil minum dia pun mendekati aku.“Hi, anak baru yah? Selimut dan bantal semua dia buang ke lantai.Dia membuka celana jeansku, sambil berdecak kagum. Aku pulang dengan membawa janji dan harapan kecil.Hari pertama tahun 2001, dingin dan sepi. Aku menyesal atas kejujuranku. Dia mengira kalo aku berumur sama dengan dia, tapi itu semua tidak menghentikan obrolan kita. Aku terhempas di kehidupanku yang lalu, tetesan air mata semakin beralasan. Aku pulang dengan membawa janji dan harapan kecil.Hari pertama tahun 2001, dingin dan sepi. Arry telah menjadi sebuah cerita di hatiku, sebuah cerita pendek yang menorehkan rasa sesal yang mengakar.















